Come and See Inside

Salahkah punya cita-cita jadi Aparat Keamanan ??????

Lama vakum dari blog membuat guw pengen beradu lagi dengan keypad dan mencurahkan unek-unek guw lewat blog.
Seperti kata Uya Kuya, “Unek-unek gak mesti disampaikan secara langsung, cukup diungkapkan aja itu udah feel better.”

Yap. Kali ini guw agak bingung dengan beberapa orang, ya diantaranya temen-temen guw sendiri.
Perihalnya sih cuma satu, “guw suka diledekin karena guw punya cita-cita pengen jadi Aparat Keamanan”.
Ejekannya sih macem-macem, dari yang diledekin karena guw botak lah, diledekin karena guw ngomongin tentang kemiliteran lah, diledekin tentang ….. Ya begitulah. Ckck …

Bahkan berimbas pada kisah cinta guw (biar keren, pake kata “cinta”).
Pas lagi pedekate ama cewe, pasti kalo guw cerita tentang latar belakang keluarga guw dan guw ditanya mau ngelanjutin jejak keluarga guw, pasti tiba-tiba ngejauh.
Entah guw gatau kenapa, yang jelas kenapa cewe sekarang lebih suka cowo yang slebor walaupun ganteng, yang keliatan cool tapi maniak bokep, yang populer tapi nyalinya ciut alias omdo (omong doang).

Hmm.
Sebenarnya di benak guw tuh cuma satu.
“Salah ya kalo andaikan seseorang yang pengen jadi Aparat, tapi jadi bahan cemooh, bahan ejekan, bahan tertawaan ????”
Justru Aparat punya kelebihan tersendiri, dan bukanlah sekedar Push-Up, Sit-Up, Pull-Up aja yang orang lain tau.
Jangan melihat seseorang yang bercita-cita jadi Aparat namun menilai lagi latar belakang Aparat yang “Bobrok, Hypocrite, dan Bahlul”.
Jangan menilai sisi buruk aparat, kalau andaikan 1 penduduk Indonesia menilai semua aparat dan calon-calonnya adalah “keturunan” alias calon-calonnya bakal meniru senior-seniornya yang buruk, Negara ga akan maju.
Apalagi hanya yang mengejek, mengkritisi tanpa melihat lagi kerja keras Aparat keamanan yang susah payah mengatasi terorisme, 24 jam melayani keluhan masyarakat, melindungi negara.
Toh, apa yag kurang dari suatu Aparat Keamanan dibanding dengan orang yang seenaknya menilai dan mengkritisi tanpa merasakan sulitnya kerja keras aparat itu sendiri.

Sekarang gini, kalo dalam urusan “Cinta”.
Justru cewe malah seneng dan bangga punya cowo yang cita-citanya tinggi.
Sekarang sulit cari cowo yang bisa dipercaya dan tanggung jawab, ladies.
Kalian (cewe) bisa saja cari cowo yang ganteng, tajir. Tapi apa kalian tau bahwa cowo kalian sendiri walaupun ganteng, populer, cool tapi ternyata seorang pecundang????
Apakah kalian bangga punya cowo tajir tapi kekayaan ortu-nya yang setiap saat bisa lenyap ?????
Berkacalah pada diri sendiri, hei ladies !!!!!
Kalian sebenarnya cantik, tapi kalian kenapa masih ga bisa bedain mana yang baik mana yang enggak.

Kalo dipikir-pikir, jika kalian punya cowo atau gebetan yang seperti guw (maksudnya punya cita-cita sama seperti guw)
Jangan beda-bedain, justru orang seperti itu punya rasa tanggung jawab yang tinggi, baik, selalu setia. Karena orang-orang seperti itu sudah terlatih menjadi patriot yang baik.
Melindungi pasangannya aja bisa, apalagi melindungi negara, Why Not ….
Dari sisi mandiri, kita bisa kok.
Dari sisi pergaulan, jangan remehkan kita.

So, itulah sedikit curhatan dari guw.
Guw bukan men-judge orang-orang biasa maupun mahasiswa.
Cuma, Think positive lah, ladies.
Janganlah kalian pilih-pilih.
Jangan dikira kita yang punya cita-cita sebagai aparat keamanan trus langsung dijauhin.
That’s not fair.

Mudah-mudahan, “dia” bisa baca postingan ini.
Ga hanya “dia”, tapi semua ladies disini.
Hope so.

A.K.S

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s